Wednesday, June 11, 2008
Thursday, April 24, 2008
INTROPEKSI BAGI AYAH
Ayah masa kini berbeda dari ayah 'jadul' (zaman dulu). 'Harapan bagi para ayah di masa kini lebih besar ketimbang generasi-generasi sebelumnya,
tips menjadi ayah yang lebih efektif. Yakni, memberikan waktu berharga yang mereka miliki
bersama dengan anak mereka.
1. Pandanglah anak sebagai orang yang mampu
Banyak ayah yang melihat anak mereka 'tak cukup baik',
selalu kurang. Anak Anda akan merasakan ini, dan
mereka akan menjalani harapan itu. Semakin Anda
menerima kemampuan yang mereka miliki, mereka akan
semakin hebat!
2. Sediakan waktu untuk anak
Pekerjaan tak akan pernah berhenti mengalir. Tapi,
Anda tak akan selalu mempunyai kesempatan bersama
dengan anak. Cobalah melibatkan mereka dalam pekerjaan
rumah tangga bersama Anda. Anak akan tahu bahwa mereka
berharga bagi sang ayah. Yakni, dengan cara Anda
melibatkan mereka dalam hari-hari Anda.
3. Gunakan disiplin dalam bentuk positif
Hukuman bukan alat disiplin yang mujarab. Cara
pendisiplinan ini cenderung menciptakan lebih banyak
perilaku yang ingin disingkirkan oleh orang tua.
Gunakan konsekuensi alami dan logis. Misalnya, ''Jika
kamu tak mengembalikan mainanmu di tempatnya, mainan
itu akan dimasukkan dalam kantong, disimpan dan untuk
sementara tak bisa dimainkan.'' Berikan anak-anak
pilihan. Metode pendisiplinan positif membantu anak
belajar tentang tanggung jawab, sementara hukuman
membantu mereka belajar tak menyukai Anda.
4. Jalinlah hubungan yang luar biasa baiknya dengan
istri
Anda adalah role model utama bagi anak. Karena itu,
Anda menjadi sumber informasi utama tentang bagaimana
contoh berhubungan saling menyayangi dan hubungan
timbal-balik yang efektif. Mereka melihat hubungan
ayah-ibunya dari jarak sangat dekat dan belajar cara
melakukannya.
5. Waspadalah pada kehidupan anak
Seberapa banyak Anda betul-betul tahu tentang anak
Anda? Apakah Anda mengetahui harapan dan cita-cita
mereka? Apakah Anda tahu apa saja yang bisa memberi
inspirasi bagi mereka? Apakah Anda tahu nama
teman-teman mereka? Apa yang mereka sukai dan tak
sukai dari Anda? Jika ada hal yang tak Anda ketahui
tentang anak, anak bisa menanyakan.
6. Dekatkan hati Anda
Peluk dan ciumlah anak Anda, dan biarkan mereka
mendengar banyak kata 'Ayah sayang kamu'. Dan, jangan
lupa bergelut dengan mereka. Anak laki-laki dan
perempuan bisa menerima manfaat dengan bergelut dengan
yah mereka. Anak perlu melihat sisi fisik dan
menyenangkan bersama ayah, tapi, mereka perlu juga
melihat sisi lembut Anda.
7. Dengarkan anak dengan 'sejatinya'
Letakkan koran dan tataplah mata anak ketika mereka
bicara dengan Anda. Waspadai kecenderungan Anda untuk
'menyaring' apa yang dikatakannya. Refleksikan kembali
apa yang Anda dengar dari mereka. Jika Anda ingin
mereka mendengarkan Anda, Anda harus menunjukkan
mereka caranya.
8. Evaluasi hubungan Anda dengan ayah Anda
Hubungan yang buruk dengan ayah sendiri akan
berpengaruh pada kemampuan Anda untuk menjadi seorang
ayah yang efektif. Adakah sesuatu yang ingin Anda
katakan pada ayah Anda? Memaafkan ayah akan membantu
Anda menjadi ayah dengan kemampuan terbaik yang Anda
miliki.
9. Jangan lupakan diri sendiri
Sulit menjadi ayah yang baik dan merawat keluarga jika
Anda tidak berbaik hati pada diri sendiri. Carilah
cara untuk mengambil waktu santai, berolahraga, dan
menurunkan tingkat stres. Gunakan teman dan keluarga
untuk mendukung Anda - jangan menjadi sebuah 'pulau'
dalam keluarga. Keluarga Anda pastilah menghargainya.
Pria sering kali menghadapi waktu yang sulit dengan
intensitas emosional yang ada dalam keluarga. Hasilnya
sering dalam bentuk amarah yang meledak. Ini bisa
menularkan kemarahan dalam diri anak, dan menciptakan
siklus kemarahan. Buatlah penyelesaian dengan teknik
relaksasi yang khusus yang membantu memadamkan amarah
Anda. Ingatlah, satu episode buruk sedikit bisa
berpengaruh pada anak untuk waktu yang lama.
Posted by Azka at 6:54 PM 1 comments
Tuesday, February 05, 2008
Ucapan Buat Renungan
Ucapan Buat Renungan
Di dalam hidup manusia yang penting adalah BERKAT.
Bila hidup kita berkat diri ini akan selamat.
Apabila diri selamat rumah tangga jadi sepakat.
Apabila rumah tangga jadi sepakat, masyarakat jadi mufakat.
Apabila masyarakat jadi mufakat, nagara jadi kuat.
Apabila negara jadi kuat negara luar jadi hormat.
Apabila negara luar jadi hormat, permusuhan pun tersekat.
Apabila permusuhan tersekat, pembangunanpun jadi meningkat.
Apabila pembangunan jadi meningkat, kemajuan menjadi pesat.
TETAPI AWAS,
Apabila pembangunan meningkat.
Kemajuan menjadi pesat.
Kita lihat bangunan naik bertingkat-tingkat.
Ditengah-tengah itu tempat maksiat tumbuh macam ulat.
Apabila tempat-tempat maksiat tumbuh macam ulat.
Ketika itu manusia mulai mengubah tabiat.
Apabila manusia telah mengubah tabiat.
Ada yang jadi lalat ada juga jadi ulat.
Apabila manusia sudah jadi ulat.
Sembahyang makin hari makin liat.
Apabila sembahyang jadi liat.
Orang baik ada yang bertukar jadi jahat.
Apabila orang baik bertukar jadi jahat,.
Orang miskin pula ingin kaya cepat.
Apabila orang miskin ingin jadi kaya cepat.
Orang tua pula ingin mati lambat.
Apabila orang tua ingin mati lambat,
Tak dapat minum madu telan jerla minyak gamat.
Yang lelaki, anak-anak muda pakai celana ketat.
Semua ingin tunjuk kuat.
Bila berjudi, percaya unsur kurafat.
Tapi hidup pula yang melarat.
Tali sendal sudak tak berikat.
Rambutpun jarang sikat.
Yang perempuan, pakai mini sekarat.
Suka pakai baju ketat-ketat.
Suka sangat menunjukkan pusat.
Hingga tak pedulikan lagi batasan aurat.
Pakai pula yang singkat-singkat.
Kadang-kadang tertampak benda bulat.
Posted by Azka at 5:50 PM 3 comments
Labels: trim's bcn berkat
Thursday, December 27, 2007
Bingung......Nie...
Posted by Azka at 7:55 PM 1 comments
Labels: Ada saran????
Thursday, December 13, 2007
IDUL ADHA
Assalamualaikum...
Kami SEkeluarga mengucapkan Selamat Idul Adha Mohon Maaf yaaa.. dan Selamat menunaikan Ibadah Haji semoga menjadi Haji yang Mabrur... Amin... (kapan yaa kita menunaikan ibadah haji???? do'ain yaaa...
Wassalam
Adi
Posted by Azka at 5:18 AM 2 comments
Labels: do;akan yaa
Wednesday, October 24, 2007
Cerita Mudik
Ass. Wr. Wb
Sebelumnya Kami Sekeluarga mengucapkan “ Dalam Kerendahan Hati ada Kebesaran Jiwa, dalam Kemiskinan Harta ada Kekayaan Cinta, Hidup ini Indah jika ada Silaturahmi dan maaf memaafkan diantara kita. Selamat Hari Raya Idul Fitri Mohon Maaf Lahir dan Bhatin.
Hari Selasa (lebaran keempat). Kami sekeluarga baru mudik ke kampung halaman bundanya azka.. yaitu di Kab. Sambas ( satai ) kami berangkat sekitar jam 04.30 pagi rencananya biar sesampai di sambas itu siang biar dapat angkutan pedesaan lagi.. tapi apa daya rencana tinggal rencana... di sepanjang perjalanan ternyata kami terjebak kemacetan yang lumayan panjang sekitar 15 km apa sebabnya???? Ternyata Trio Macan datang menghibur di daerahTebas yang mana penonton membludak dan kendaraan di parkir sepanjang jalan Raya.... kemacetan tak terelakkan lagi mau tau macetnya berapa jam????? ...... 7 jam kami macet, yang mana seharusnya kami sampai itu sekitar jam 10 an pagi ternyata jam 18.00 . stres jadinya... mana azka mulai rewel kepanasan dalam bis.. Sesampainya di Sambas kami sekeluarga istirahat sebentar dan melanjutkan perjalanan ke Satai itu memakan waktu sekitar 3 jam, akhirnya kami mutuskan mengunakan kendaraan bermotor dengan menggunakan 2 kendaraan... nah harikan udah mulai gelap tuh... baru beberapa menit haripun hujan...(nasib.....) Tapi kami teruskan perjalanan hanya azka dan barang-barang aja yang kita tutupi dengan mantel ayah, bunda, mas guno dan abang suryo hujan-hujanan... Sepanjang perjalanan yang kami syukuri adalah jalannya yang udah lumayan bagus... (jalan perkebunan kelapa sawit bisa dong... bayangin......) hanya saja... jalannya licin dan terjal... kami harus extra hati-hati...
Sesampai di rumah kami langsung lebaran (sungkeman ama ortunnya bunda) lucunya ayah langsung istirahat.
Hari Rabu, bunda pagi-pagi udah bangun.. ayah dan azka kesiangan bangun (alias kecapean) ayah baru bangun sekitar jam 10 gitulah... tapi azka masih belom.. setelah ayah udah rapi-rapi gitu... tanpa sengaja ayah merabah badan azka betapa kagetnya ayah...(lalu teriakin bunda) ternyata azka DEMAM untungnya lagi kami udah siapin obat-obatnya azka.. setalah di beri obat azka tidur lagi.. mungkin pengaruh obat kali yaaa... hari masih hujan.. jadi ngak kemana-mana ayah.. hanya ngoborol sama ortunya bunda aja.. dan keluarga yang datang...
Hari kamis, Hari begitu cerah... suasana pedesaan/ kampung terasa benar udara yang begitu segar... hirupikuk kendaraan tak terdengar... pokoknya enak deah...ortunya bunda ajak ayah tuk lebaran ketetangga... hanya beberapa rumah aja... setelah itu.. baru kami pergi ke kebun sawit melihat karyawan ortu yang lagi panen...(sayang ayah tak punya kamera apa lagi hp yang kamera) itukan bisa jadi dokumentasi....apa daya uang ngak ada... hehehe....lanjut cerita....ayah liat karyawan ortu yang lagi panen ada yang lagi nimbang... ada yang lagi naikkan ke mobil... banyak deah.. haripun udah siang kamipun pulang ke rumah..
Hari Jum’at, pagi-pagi sekali ayah udah siap-siap tuk ikut ortunya (bpk) bunda tuk bawa buah sawit ke pabrik lumayan jauh dari rumah... hasil buah sawit yang kemaren itu sekitar 15 ton, sekitar dua truk (berpa rupiah tuh????) lumayan besar rupiah yang di hasilkan.. setelah itu siangnya kami pulang dan siap-siap jum’atan... terus ayah ngak ada pergi-pergi lagi hanya di rumah aja... oh iya... ayah, azka dan mas guno ada mancing sorenya... di kolamnya pak Ranta... ngak banyak dapatnya hanya 1,5 kg aja.. ikan nila... malam harinya ayah udah siap-siap tuk pulang ke pontianak lagi.. khawatir juga dengan rumah yang udah lama di tinggal mudik.. oh iya... bunda dan azka masih di sana alias tinggal ayah pulang sendirian mungkin baru pulang bulan depan.
Sekian cerita mudik kami sekeluarga. Cerita ini benar adanya tidak ada unsur bohong.. tapi hanya sayang aja cerita ini tidak ditunjang dengan dokumentasinya alias foto-fotonya... tapi InsyaAllah tuk cerita tahun depan mungkin udah ada foto-fotonya...dengan catatan NGAK JANJI DEAH... hehehehe.....
Wassalam
Posted by Azka at 8:23 PM 2 comments
Labels: Maaf tak ada fotonya.....
Friday, October 05, 2007
Maaf Lahir dan Bhatin
BERSUJUD BUKAN KARENA LEMAH RAGAKU
BERDIRI TEGAK TAK SIRATKAN KEANGKUHANKU
KU PERKUAT RAGA DEMI MENGGAPAI KESUCIAN JIWA
SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI
MOHON MAAF LAHIR DAN BHATIN
WASSALAM
JUNAIDI / DWI MEI PEMILUWATI
MUHAMMAD AZKA PRATAMA
Posted by Azka at 7:43 PM 2 comments

























